Bahrain Dukung Australia Soal Yerusalem Barat

Yerusalem Barat./Foto/REUTERS

Viral 12 Jam - Bahrain melalui Menteri Luar Negeri-nya, Khaild bin Ahmed al-Khalifa menyatakan dukungannya terkait keputusan Australia yang mengakui Yerusalem Barat sebagai ibukota Israel.

Menurut Khalid, keputusan itu tidak akan berdampak pada masa depan negara Palestina yang akan mengambil Yerusalem Timur sebagai ibukota.

Viral : Malaysia Mengecam, Australia Hina Rakyat Palestina

"Sikap Australia tidak berdampak pada legitimasi atas tuntutan Palestina, satu di antaranya tentang Yerusalem Timur sebagai ibukota Palestina, dan hal itu tidak bertentangan dengan Inisiatif Perdamaian Arab," ungkap Khalid lewat media Twitter pada Sabtu (15/12/2018), dikabarkan Daily Sabah, 16 Desember 2018.

Pernyataan tersebut tentu berseberangan dengan Liga Arab yang mengkritik posisi Australia mendukung Yerusalem Barat jadi ibukota Israel. Liga Arab menganggap bahwa Australia bersikap bias terhadap pencaplokan wilayah Palestina oleh Israel.

Viral : Dua Tentara Tewas, Israel Tangkap 40 Warga Palestina

Daily Sabah pun bahkan menyebut Bahrain merupakan sekutu Amerika Serikat (AS) dan bersikap lunak kepada Israel. Indikasi lainnya terjadi beberapa waktu lalu ketika Khalid menyebut bahwa Israel punya hak untuk membela diri terhadap Muslim Syiah Iran dengan menyalahkan Syiah memicu kerusuhan di Bahrain, negara Islam Sunni. Akan tetapi Iran membantah turut campur dengan urusan dalam negeri Bahrain.

Saat ini status tempat suci bagi tiga agama Yahudi, Kristen, dan Muslim, itu merupakan salah satu hambatan paling besar dalam perjanjian damai Israel dan Palestina.

Sumber

Kabar Viral Lainnya

Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda sesuai dengan topik berita pada halaman ini. Komentar yang baik sangat berharga bagi kami.
Buka Komentar
© 2019 Viral 12 Jam / Template by goomsite