Fadli Zon Nilai Penahanan Habib Bahar Bukti Kriminalisasi Ulama

Foto/detikcom

Viral 12 Jam - Kepolisian Daerah Jawa Barat menetapkan Habib Bahar bin Smith sebagai tersangka terkait dugaan penganiayaan terhadap dua remaja berinisial CAJ (18) dan MKUAM (17). Kini Bahar ditahan oleh penyidik Polda Jabar.

Sementara, Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon menganggap penahanan Bahar sebagai bentuk kriminalisasi ulama. Ia menyebut, penahanan tersebut sebagai diskriminasi hukum.

"Penahanan Habib Bahar Smith ini bukti kriminalisasi ulama dan diskriminasi hukum di Indonesia," cuit Fadli lewat akun Twitter, Rabu (19/12/2018).

Viral : Massa Gelombang 2 Perusak Polsek Ciracas Terus Dicari

Bahar ditahan usai menjalani pemeriksaan pada Selasa (18/12). Aparat menetapkan Bahar sebagai tersangka penganiayaan berdasar alat bukti yang dimiliki penyidik.

Namun, Fadli menilai hukum telah dijadikan alat kekuasaan untuk menakuti oposisi. Dia menyebut penahanan ini sebagai ancaman demokrasi. "Hukum telah dijadikan alat kekuasaan, alat menakuti oposisi n suara kritis. Selain itu tentu tindakan penahanan ini ancaman thd demokrasi. Kezaliman yg sempurna," tulis politikus Partai Gerindra.

Selain Bahar, kepolisian pun menetapkan empat orang lainnya sebagai tersangka yakni Habib Hamdi, Habib Husen Alatas, Sogih, Agil Yahya alias Habib Agil, dan H Muhamad Abdul Basit Iskandar.

Viral : Tukang Parkir Berani Lawan TNI Karena Keroyokan

CAJ dan MKUAM sendiri dikatakan polisi mengalami luka-luka. Selain mengalami penganiayaan, mereka diadu berkelahi. "Setelah penganiayaan, korban (antara korban) disuruh berkelahi," ujar Kapolda Jabar Irjen Agung Maryoto di Mapolda Jabar, Jalan Soekarno-Hatta, Bandung, Selasa (18/12/2018) malam.

Bahkan Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Jabar Kombes Iksantyo Bagus menambahkan, rambut korban digunduli oleh santri.

Sekitar pukul 23.00 WIB, kedua korban diperbolehkan pulang. CAJ dibawa pulang orang tuanya, sementara MKUAM diantar oleh salah seorang santri. Dalam perjalanan pulang, mereka berobat ke sebuah rumah sakit.

Viral : Untuk Jokowi, KKB Papua: Perang Tidak Akan Berhenti

Perkara dugaan penganiayaan itu terjadi pada Sabtu (1/12/2018) di Pesantren Tajul Alawiyyin di Pabuaran, Kecamatan Kemang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Polisi menjerat Habib Bahar dengan pasal berlapis yakni Pasal 170 ayat (2) KUHP, Pasal 351 ayat (2) KUHP, Pasal 333 ayat (2) KUHP, dan Pasal 80 Undang-undang Nomor 35 tahun 2014 tentang Perlindungan Anak.

Sumber

Kabar Viral Lainnya

Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda sesuai dengan topik berita pada halaman ini. Komentar yang baik sangat berharga bagi kami.
Buka Komentar
© 2019 Viral 12 Jam / Template by goomsite