Terjadi Gempa Akibat Letusan Gunung Anak Krakatau

Prajurit KRI Torani 860 mengamati aktivitas Gunung Anak Krakatau di Perairan Selat Sunda, Jumat (28/12). - Foto/ANTARA

Viral 12 Jam - Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda, Kabupaten Lampung Selatan, Provinsi Lampung diberitakan mengalami empat kali gempa akibat letusan gunung pada Senin (31/12) pagi. Namun, tidak terdengar suara dentuman.

Hal itu diterangkan Deny Mardiono dari Pos Pengamatan Gunung Anak Krakatau Pusat Vulkanologi, dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), Badan Geologi, Kementerian ESDM, Senin (31/12) dilansir Antara.

Deny mengatakan, empat gempa akibat letusan gunung tersebut terjadi pada periode pengamatan 31 Desember 2018 pukul 00.00 hingga 06.00 WIB.

Viral : Tinggi Gunung Anak Krakatau Menyusut Setelah Meletus 27 Kali

Aktivitas gempa itu terjadi sebanyak empat kali, dengan amplitudo 10-14 mm, dengan durasi 36-105 detik. Sedang kegempaan embusan material gunung berapi biasanya berupa gas, sebanyak enam kali dengan amplitudo 5-14 mm berdurasi 35-85 detik.

Ia pun mengatakan tidak terdengar suara dentuman, ombak laut tenang. Gunung api dengan ketinggian yang saat ini 110 meter di atas permukaan laut (mdpl) itu, selama pengamatan cuaca cerah dan berawan.

Secara visual, dia menambahkan, gunung bisa jelas tampak hingga berkabut dengan skala 0-III. Asap kawah terlihat berwarna putih, intensitas tebal dan tinggi 100-300 meter di atas puncak kawah.

Viral : Debu Vulkanik Erupsi Gunung Anak Krakatau Capai 12 Km

Sementara angin bertiup dengan intensitas sedang ke arah timur. Suhu udara berkisar antara 26-27 derajat Celsius, kelembapan udara 76-91 persen. Tingkat aktivitas dari Gunung Anak Krakatau masih Level Siaga.

Deny mengimbau masyarakat maupun wisatawan untuk tidak mendekati gunung dalam radius 5 km dari kawah./cnn

Kabar Viral Lainnya

Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda sesuai dengan topik berita pada halaman ini. Komentar yang baik sangat berharga bagi kami.
Buka Komentar
© 2019 Viral 12 Jam / Template by goomsite