Ternyata Begini Cara Johar Lin Eng Mengatur Liga 2 dan Liga 3

Anggota Exco PSSI, Johar Lin Eng - Foto/PSSI

Viral 12 Jam - Kepolisian akhirnya menguak cara kerja Ketua Asprov PSSI Jawa Tengah Johar Lin Eng dalam mengatur Liga 2 dan Liga 3 seusai menetapkan anggota Komite Eksekutif PSSI itu sebagai tersangka.

Johar ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus penipuan dan penyuapan oleh Polda Metro Jaya. Ia ditangkap di Bandara Halim Perdana Kusuma, Jakarta, terkait penipuan terhadap manajer Persibara Banjarnegara, Lasmi Indaryani.

Viral : Terkait Final AFF 2010, Riedl Bela Maman Abdurrahman

Johar Lin Eng bersama Priyanto dan Anik, dinyatakan bersalah dan terbukti menipu Persibara. “Penangkapan hari ini, besok baru lakukan penahanan. Sudah tersangka, sudah. Sudah kami tangkap berarti tersangka ya,” ungkap Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Argo Yuwono.

“Dia kena pasal penipuan dan penggelapan serta juga suap. Kena tindak pidana dan pencucian uang maka tuntutan hukumannya 5 tahun ke atas,” imbuhnya.

Viral : Terungkap, Final Piala AFF 2010 Skornya Sudah Diatur

Usai mendalami peran Johar Lin Eng dalam kasus itu, kepolisian berhasil mengungkap cara kerja Ketua Asprov Jateng itu. Selain Persibara, Johar ternyata sering mengatur tim-tim lain di Liga 2 dan Liga 3.

Argo menceritakan bahwa tim yang datang menemui Johar dan memberi sejumlah uang, akan mendapat keistimewaan. "Yang dia pilih, yang sudah komunikasi dengan dia, ditaruh di grup yang ringan," jelas Argo dikutip BolaSport.com dari Tribun Jabar.

Selain itu, pengaruh yang dimiliki Johar bahkan mampu menentukan perangkat pertandingan yang bertugas di suatu laga. "Dia bisa juga menentukan hari apa mainnya, jam berapa mainnya, ada semua dia," terangnya.

Viral : PSSI Lindungi Mafia Judi Sepakbola?

Nama Johar Lin Eng mencuat usai Manajer Persibara, Lasmi Indaryani, membongkar laporan keuangan timnya yang rupanya sebagian diberikan untuk oknum PSSI.

Perkara yang menimpa Persibara bukan hanya melibatkan Johar, Priyanto, dan Anik saja. Selain itu, ada juga Asprov PSSI DIY sekaligus anggota Komdis PSSI Dwi Irianto, pun terseret kasus itu.

Dalam acara Mata Najwa yang bertajuk "PSSI Bisa Apa Jilid 2", Dwi Irianto disebut menerima uang Rp 15 juta sementara Johar sebesar Rp 25 juta./superball

Kabar Viral Lainnya

Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda sesuai dengan topik berita pada halaman ini. Komentar yang baik sangat berharga bagi kami.
Buka Komentar
© 2019 Viral 12 Jam / Template by goomsite