Trauma, Warga Sipil di Kabupaten Nduga Pilih Tinggal di Hutan

Ketua Sinode Kingmi Tanah Papua, Pdt. Dr. Benny Giay - Foto/SP

Viral 12 Jam - Saat ini warga sipil di Kabupaten Nduga yang melarikan diri ke hutan akibat trauma masa lalu dan karena kasus penembakan yang terjadi sehingga semuanya belum kembali ke tempat tinggal masing-masing.

Menurut laporan tim evakuasi korban, setelah melakukan peninjauan di beberapa tempat, warga sipil yang pergi ke hutan karena trauma belum kembali meskipun sebagian orang sudah kembali ke rumah.

Semenjak tim gabungan TNI dan POLRI diperintahkan untuk mengevakuasi pekerja proyek jembatan korban penembakan, banyak warga sipil memilih mengungsi ke hutan dan sampai sekarang belum diketahui nasibnya.

Viral : PORLI Tak Bisa Sebut OPM Sebagai Kelompok Teroris

“Tim kami dibentuk dari beberapa unsur ada pemuda, gereja, LSM, dan pemerintah. Tim ini bertugas untuk mengevakuasi korban entah para pekerja proyek maupun warga sipil di Kabupaten Nduga tepatnya di Distrik Dal,” ujar Sekretaris Kingmi, Tilas Mom yang juga terlibat dalam tim tersebut, ketika jumpa pers di Kantor Sinode Kingmi Papua, Kamis (20/12/2018).

Tilas mengatakan, setelah tiba pada 14 Desember 2018 lalu tim menemukan satu korban warga sipil. “Kami temukan, mayatnya sudah membusuk. Tim langsung makamkan jenazahnya. Hari berikutnya lokasi yang tidak jauh dari mayat pertama, ditemukan lagi satu orang pelajar,” ujarnya.

Mewakili tim evakuasi, Tilas pun berharap pemerintah segera menghentikan operasi militer.

Viral : IPAC Sarankan 4 Obat Atasi Separatisme di Papua Barat

Menanggapi kejadian itu, Ketua Sinode Kingmi Tanah Papua, Pdt. Dr. Benny Giay menyayangkan situasi yang tengah dialami umat Tuhan di wilayah Nduga. Menurutnya insiden ini berawal dari ibadah gerbang natal yang diminta Gereja Kingmi untuk dijalankan jemaat.

“Pimpinan Gereja Kingmi sudah keluarkan himbauan agar semua gereja Kingmi di Tanah Papua pada tanggal 1 wajib laksanakan ibadah gerbang Natal. Dengan tema dari pemerintah dan gereja sendiri,” tutur Pendeta Giay.

Ketika ibadah yang dipusatkan di Distrik Yal tengah berlangsung, seseorang yang diduga pekerja datang memotret. Karena orang itu tidak dikenal, terjadi adu mulut.

Viral : OPM Tak Segan Bunuh Rakyat Papua Barat Jika Bela TNI-Polri

“Orang tadi lari ke camp, maka pada hari berikut tanggal 2 terjadi penembakan. Akibatnya operasi militer dilancarkan sampai sekarang. Kami pimpinan gereja desak agar operasinya segera dihentikan karena yang jadi korban itu masyarakat sipil, bukan OPM yang ditargetkan oleh negara,” paparnya.

Sumber

Kabar Viral Lainnya

Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda sesuai dengan topik berita pada halaman ini. Komentar yang baik sangat berharga bagi kami.
Buka Komentar
© 2019 Viral 12 Jam / Template by goomsite