Dalih Gerindra Soal Pernyataan Prabowo "Korupsi Nggak Seberapa"

Prabowo bersama Sufmi Dasco Ahmad. - Foto: dok. FB

Viral 12 Jam - Pernyataan capres no urut dua, Prabowo Subianto mengenai "korupsi nggak seberapa" menuai banyak dikritik. Gerindra pun menjelaskan maksud pernyataan Prabowo itu.

"Maksud Pak Prabowo itu yang tak seberapa itu orang. Orang yang dicalonkan di Gerindra, itu kan nggak seberapa," ujar Waketum Gerindra Sufmi Dasco Ahmad pada media, Jumat (18/1/2019).

Pernyataan itu disampaikan ketika menjawab capres no urut satu, Joko Widodo dalam debat pertama Pilpres 2019. Petahana mempersoalkan komitmen Prabowo soal pemberantasan korupsi di saat Prabowo menyepakati adanya sejumlah bekas napi koruptor menjadi caleg dari Gerindra.

Baca juga: Debat Pilpres 2019: Prabowo Mengaku Tegang

"Pertama itu di Bawaslu dalam peraturannya itu memperbolehkan. Kan diajukan sengketa. Kemudian putusan MA juga memperbolehkan mantan napi mencalonkan diri," jelas Dasco.

"Itu mantan napi korupsi kan melaporkan KPU ke Bawaslu. Dalam putusannya Bawaslu memperbolehkan, dan hasil dari MA itu boleh. Jadi karena menurut peraturannya boleh, kita kan negara hukum, kita mengikuti aturan yang ada," imbuhnya.
Jokowi sempat angkat bicara terkait caleg bekas napi ini. Menurutnya, majunya seorang mantan koruptor menjadi caleg adalah hak. Akan tetapi, ia meminta KPU menelaahnya.

Baca juga: Pendukung Jokowi dan Prabowo Bentrok di Luar Area Debat

"Statement-statement Pak Jokowi bahwa Pak Jokowi kemudian mengamini. Mengatakan bahwa mantan napi caleg koruptor itu boleh mencaleg. Silakan aja di Google. Nah itu kan imbauan presiden dan kita juga ikutin gitu lho oleh Pak Prabowo sebagai ketua umum partai," terang anggota Komisi III DPR yang membidangi masalah hukum itu.

Sebelumnya, debat pertama capres-cawapres digelar di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, Kamis (17/1). Tema debat yang diusung adalah hukum, HAM, korupsi, dan terorisme. Sat itu, Prabowo tak menyoal bila napi mantam koruptor kembali maju dalam konstestasi politik.

"Kalau kasus itu sudah melalui proses, dia sudah dihukum dan kalau memang hukum mengizinkan, kalau dia masih bisa dan rakyat menghendaki dia karena dia mempunyai kelebihan-kelebihan lain, mungkin korupsinya juga nggak seberapa, mungkin dia...," ungkap Prabowo menjawab pernyataan Jokowi terkait mantan napi koruptor yang jadi caleg Gerindra./detik

Kabar Viral Lainnya

Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda sesuai dengan topik berita pada halaman ini. Komentar yang baik sangat berharga bagi kami.
Buka Komentar
© 2019 Viral 12 Jam / Template by goomsite