Kubu Prabowo Heran Banyak Kepala Daerah Dukung Jokowi

Badan Komunikasi DPP Gerindra Andre Rosiade - Foto: Detikcom

Viral 12 Jam - Badan Pemenangan Nasional Prabowo-Sandiaga mempersoalkan Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo dan 31 kepala daerah lainnya yang mendukung Jokowi-Ma'ruf.

Menurut Andre Rosiade, selaku juru bicara BPN Prabowo-Sandi, kepala daerah yang mendukung Jokowi tidak pernah diproses hukum.

"Bukan cuma di Jawa Tengah tapi dimana-mana kepala daerah mendukung Pak Jokowi di kampung saya saja ada 12 kepala daerah yang mendukung Pak Jokowi di Sumatera Barat. Aman-aman saja (tidak diproses hukum)," kata Andre kepada jurnalis, Senin (28/1/2019).

Baca: Respon Kemenkeu Soal Prabowo Sebut Menteri Pencetak Utang

"Di berbagai daerah banyak yang deklarasi, bahkan di Istana kepala daerah yang baru dilantik masih pakai baju pelantikan, mereka aman-aman saja," tambahnya.
Sebelumnya, Ganjar mengundang 31 kepala daerah dari PDIP dan partai koalisi di Hotel Alila, Solo, Sabtu (26/1/2019). Dari 31 daerah, empat di antaranya tidak hadir karena berhalangan.

"Sebagai kader partai, kami siap memenangkan pasangan Jokowi-Ma'ruf Amin mutlak," ungkap Ganjar dalam dalam jumpa pers setelah rapat.

Andre pun menyebut belum pernah menemukan kepala daerah menjadi tersangka karena dukung petahana. Namun Kepala Desa Sampangagung, Kutorejo, Mojokerto Suhartono jadi tersangka lantaran mendukung cawapres Sandiaga Uno.

Baca: Pilpres 2019: Warga Papua Barat Dukung Prabowo

"Intinya menurut kami kalau mendukung Pak Jokowi selama aman-aman saja, saya belum pernah menemukan kepala daerah yang jadi tersangka seperti kepala desa di Mojokerto ya. Selama ini deklarasi Pak Jokowi, kepala daerah aman saja," bebernya.

Politisi Gerindra itu menganggap hukum terasa tajam kepada kubu Prabowo-Sandi. Seharusnya Bawaslu bersikap objektif mengenai dukungan kepala daerah terhadap pasangan calon.

"Hukum terkesan tajam kepada Pak Prabowo, maka kepala desa masuk penjara tapi kepala daerah aman mendukung Pak Jokowi, harusnya Bawaslu objektif dong masak berani cuma kepala desa saja," tegasnya./source

Kabar Viral Lainnya

Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda sesuai dengan topik berita pada halaman ini. Komentar yang baik sangat berharga bagi kami.
Buka Komentar
© 2019 Viral 12 Jam / Template by goomsite