NTP Naik, Kementan Klaim Petani Indonesia Untung

Foto/detik

Viral 12 Jam - Upaya Pemerintah Indonesia dalam meningkatkan produksi dan mengendalikan harga di tingkat petani dan konsumen dapat terlihat dari peningkatan daya beli petani.

Kepala Biro Humas dan Informasi Publik Kementan Kuntoro Boga Andri menyebut, pemerintah melakukan berbagai usaha dalam mengurangi kesenjangan antara harga di tingkat petani dan konsumen.

Kuntoro juga meyakini peningkatan daya beli petani tak bisa dilepas dari berbagai kebijakan pemerintah yang membantu petani dalam menjalankan usaha taninya.

Viral : Jokowi Blusukan ke Tiga Kabupaten di Jawa Timur
"Kementerian Pertanian secara kontinyu memberikan insentif bagi petani, di antaranya melalui pemberian bantuan sarana produksi dan alat mesin pertanian. Selain itu, kami juga terus mendorong petani untuk terlibat dalam program asuransi, pertanian," ujar Kuntoro dalam keterangan tertulis, Kamis (3/01/2019).

Badan Pusat Statistik mencatat Nilai Tukar Petani pada Desember 2018 naik sebesar 0,04% jadi 103,16 jika dibandingkan bulan sebelumnya. Kenaikan itu menurut Kepala BPS Suharyanto lantaran adanya kenaikan indeks harga yang diterima petani.

Viral : Era Jokowi, Dana Desa Terbesar Dalam Sejarah

"Kenaikan NTP dikarenakan Indeks Harga yang Diterima Petani (lt) naik sebesar 0,54%, lebih besar dari kenaikan Indeks Harga yang Dibayar Petani (lb) sebesar 0,50%," ungkap Suharyanto.

Sekedar informasi, NTP menunjukkan nilai tukar dari produk-produk pertanian terhadap barang dan jasa yang dikonsumsi rumah tangga termasuk biaya produksi. Semakin tinggi NTP, secara relatif makin kuat pula tingkat kemampuan atau daya beli petani.

Kenaikan itu dipengaruhi oleh peningkatan subsektor tanaman pangan dan peternakan, masing-masing sebesar 0,75% dan 0,17%. Sedang subsektor yang lain mengalami penurunan yaitu subsektor hortikultura 0,02%, tanaman perkebunan rakyat 1,16%, dan perikanan 0,04%.

Viral : Akhirnya, Tol Trans Jawa Jakarta - Surabaya Terkoneksi

BPS pun mencatat pada Desember 2018, NTP Provinsi Maluku mengalami kenaikan tertinggi yaitu 0,81% dibanding kenaikan NTP provinsi lain. Sebaliknya, NTP Provinsi Sulawesi Barat anjlok sebesar 2,34% dibanding penurunan NTP provinsi lainnya.

Pada Desember tahun lalu, terjadi inflasi perdesaan di Indonesia sebesar 0,58% dikarenakan naiknya indeks di seluruh kelompok penyusunan Indeks Konsumsi Rumah Tangga, utamanya kelompok bahan makanan.

Sedang Nilai Tukar Usaha Rumah Tangga Pertanian pada Desember 2018 sebesar 112,21 atau naik 0,26% dibandingkan NTUP bulan sebelumnya./detik

Kabar Viral Lainnya

Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda sesuai dengan topik berita pada halaman ini. Komentar yang baik sangat berharga bagi kami.
Buka Komentar
© 2019 Viral 12 Jam / Template by goomsite