Pembebasan Ba'asyir: Ma'ruf Amin Minta Australia Tak Ikut Campur

Cawapres nomor urut satu, Ma'ruf Amin ketika berada di Palembang, Sumatera Selatan, Kamis (10/1/2019). - Foto: KOMPAS.com

Viral 12 Jam - Calon wakil presiden nomor urut 01, Ma'ruf Amin meminta supaya Australia tidak mengintervensi keputusan pemerintah Indonesia yang membebaskan Abu Bakar Ba'asyir. Hal itu disampaikannya demi menanggapi protes yang diutarakan PM Australia, Scott Morrison.

Dia juga menegaskan, pembebasan terpidana terorisme itu adalah langkah tepat yang telah dilakukan Pemerintah Indonesia. Karena menilik dari sifat penegakan hukum dan kemanusiaan.

"Itu urusan dalam negeri kita. Saya kira pemerintah punya kebijakan-kebijakan. Ada yang sifatnya penegakkan hukum dan ada sifatnya kemanusiaan dan Pak Jokowi sudah mengambil langkah itu," bebernya lewat keterangan tertulis seperti dikutip Kompas.com, Senin (21/1/2019).

Baca juga: Ceramah di Banten, Ma'ruf Sebut Jokowi Tak Pernah Culik Orang

Ma'ruf yakin persoalan pembebasan Baasyir ini tidak akan mempengaruhi hubungan diplomasi antar kedua negara, sebab Indonesa dan Negeri Kanguru punya kedaulatannya masing-masing.

Ia berharap tidak ada intervensi antar negara mengenai permasalahan Ba'asyir. "Ya, supaya tidak mengintervensi masing-masing negara," tambah Ma'ruf.
Diberitakan sebelumnya, Morrison mengatakan pada Sabtu (19/1/2019), ia sudah menghubungi pemerintah Indonesia terkait pembebasan Abu Bakar Ba'asyir. "Posisi Australia tentang masalah ini tidak berubah, kami selalu menyatakan keberatan yang paling dalam," ungkap Morrison kepada media di Melbourne, dilansir Reuters.

Baca juga: Ma'ruf Puji Jokowi Soal Pemilikan Saham Mayoritas Freeport

Sementara Presiden Jokowi menuturkan bahwa keputusan tersebut atas dasar kemanusiaan mengingat usia Ba'asyir sudah menginjak 80 tahun dan sakit-sakitan. "Yang pertama memang alasan kemanusiaan. Artinya, beliau kan sudah sepuh. Ya pertimbangannya kemanusiaan," uhar Jokowi di Garut, Jumat (17/1/2019).

Ba'asyir sendiri divonis bersalah pada 2011 dan dijerat hukuman penjara selama 15 tahun terkait kasus terorisme. Baasyir seharusnya baru bebas murni pada 2022 nanti./kompas

Kabar Viral Lainnya

Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda sesuai dengan topik berita pada halaman ini. Komentar yang baik sangat berharga bagi kami.
Buka Komentar
© 2019 Viral 12 Jam / Template by goomsite