Permukaan Air Turun, Gubernur Sulsel Unggah Video Kondisi Banjir

Foto: VIVA

Viral 12 Jam - Cuaca buruk melanda Sulawesi Selatan dua hari terakhir ini. Pemkab Gowa pun merilis enam warganya meninggal dunia akibat bencana banjir.

Sementara itu, Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah memberi instruksi pada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) untuk evakuasi korban yang terjebak luapan air banjir dan pemenuhan kebutuhan pokok warga yang mengungsi.

Selain itu, Nurdin juga mengunggah video detik-detik penyelamatan warga Nusa Mappala Gowa oleh Tim Basarnas.

Baca juga: Banjir Bandang, 4 Jembatan Putus, 6 Korban Jiwa di Gowa

Menurut Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan, banjir dan longsor yang terjadi di Kabupaten Gowa telah memakan enam korban jiwa pada Selasa (22/1/2019).

Keenam korban itu adalah Akram al Yusran (3) warga BTN Zigma Pangkabinanga Pallangga Gowa, Rizal Lisantrio (48) warga BTN Batara Mawang, dua orang di belakang Pasar Sapaya, Kecamatan Bungaya yakni Sarifuddin Dg Baji dan 1 bayi yang belum teridentifikasi.

Dua korban lainnya merupakan korban longsor, satu di Malino bernama Andi Sri Hastuti sedang satu lagi di Parogi yang belum teridentifikasi.

Baca juga: Studi: Ditemukan 3 Jejak Gempa Akibat Sesar Aktif Lembang

Untuk korban luka ada 4 orang, masing-masing satu di Kecamatan Manuju, satu di wilayah Bontomarannu dan 2 di Kecamatan Pallangga. Sementara laporan hilang tercatat ada 10 orang, masing-masing di Bungaya ada 2, kemudian di Tinggimoncong ada 1, dan di Manuju 7 orang.
Adnan mengatakan, derasnya curah hujan di Gowa memang sudah diperkirakan sebelumnya. BMKG sudah merilis hingga Selasa pukul 03.00 dinihari. Hal ini yang memicu tinggi permukaan air di Bendungam Bili-bili naik.

Karena itu pintu air harus dibuka yang akhirnya berdampak tidak hanya di Kabupatem Gowa tapi kota lainnya. Namun jika tidak dibuka, maka Bili-bili bisa jebol dan berakibat lebih buruk.

Baca juga: Gunung Anak Krakatau Longsor, Diduga Karena Ini

Pihaknya, kata Adnan, akan terus berkoordinasi dengan pihak Balai Pompengan dan Jeneberang terkait kondisi terkini bendungan itu. Dan kabar terbaru menybut permukaan air diinformasikan terus menurun.

"Informasinya terus turun. Sekarang di 101,83. Jadi tidak ada kenaikan. Kita berharap turun sampai 100. Kita berdoa sama-sama," tutup Adnan./source

Kabar Viral Lainnya

Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda sesuai dengan topik berita pada halaman ini. Komentar yang baik sangat berharga bagi kami.
Buka Komentar
© 2019 Viral 12 Jam / Template by goomsite