Prabowo-Sandi Mau Rubah Visi-Misi, KPU: Tidak Bisa

Komisioner KPU Wahyu Setiawan - Foto: detikcom

Viral 12 Jam - Pasangan capres-cawapres no urut 02 Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno mengubah visi-misi yang telah dikirim ke Komisi Pemilihan Umum. Namun KPU menyatakan, perbaikan dokumen visi-misi dan program kandidat Pilpres 2019 sudah tak bisa dilakukan lagi.

"Prinsipnya begini, visi-misi, program pasangan capres dan cawapres itu kan merupakan bagian tidak terpisahkan dari proses pendaftaran. Karena posisi regulasinya begitu, maka sudah tidak dimungkinkan lagi ada perubahan visi-misi, program dari pasangan capres dan cawapres," ungkap Komisioner KPU Wahyu Setiawan seperti dikutip detikcom, Kamis (10/1/2019) malam.
Baca juga: KPU Beri Bocoran Debat, Sandi: Bukan Lomba Menghapal

"Prinsipnya visi-misi, program itu kan bagian dari persyaratan proses pendaftaran pasangan capres dan cawapres. Karena itu bagian dari proses pendaftaran, maka tahapannya kan sudah berlalu sehingga perbaikan dokumen visi-misi, program tidak memungkinkan lagi. Itu prinsipnya begitu. Tetapi tentu saja, dalam berkampanye, ya, tentu saja KPU tidak bisa membatasi pasangan capres dan cawapres dalam berkampanye untuk menyampaikan pandangan-pandangan, gagasan-gagasan demi kemajuan bangsa Indonesia lima tahun mendatang. Itu kan dua hal yang berbeda. Yang kita atur adalah dokumennya, Mas. Dokumennya kan sudah melewati tahapan, begitu," ujar Wahyu menjelaskan.

Baca juga: Capai 1.000 Titik Kunjungan, Sandiaga Sujud Syukur

KPU menerima surat perubahan visi-misi Prabowo-Sandiaga pada 9 Januari 2019. KPU selanjutnya bakal membalas surat resmi itu ke Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga.
"Jadi memang betul ada surat dari Badan Pemenangan Nasional kepada KPU terkait dengan perubahan visi-misi dan program. Tentu saja setiap surat yang masuk, harus kami terima suratnya. Nanti, karena itu surat resmi, tentu saja KPU akan menjawab secara resmi kepada Badan Pemenangan Nasional, tim kampanye 02," lanjut Wahyu.

Baca juga: Jubir Prabowo-Sandi: Pelanggaran HAM di Era Jokowi Lebih Tragis

KPU akan menampilkan visi-misi Prabowo-Sandi berdasarkan dengan dokumen yang diserahkan di awal. Dokumen perbaikan itu tak akan mengubah dokumen yang disetor pada saat pendaftaran.

"Kalau kemudian pasangan capres dan cawapres akan menyampaikan gagasan-gagasan, ide-ide besar, konsep-konsep besar dalam berkomunikasi politik dengan masyarakat tentu saja itu menjadi hak dari pasangan capres dan cawapres. Tapi dalam konteks dokumen ini dokumen ya sudah jelas, ini sudah melewati tahapan itu," bebernya./detik

Kabar Viral Lainnya

Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda sesuai dengan topik berita pada halaman ini. Komentar yang baik sangat berharga bagi kami.
Buka Komentar
© 2019 Viral 12 Jam / Template by goomsite