Banjir di Australia Ancam Kehidupan Ratusan Ribu Sapi

Foto: Reuters

Viral 12 Jam - Ratusan ribu ternak yang kondisi lemas karena kekeringan ekstrem terancam mati akibat banjir di wilayah utara hingga timur laut Australia.

"Kami memperkirakan ratusan ribu ternak hilang," beber Perdana Menteri Australia, Scott Morrison kepada awak media di Sydney.

Banjir terjadi akibat hujan lebat yang mengguyur wilayah itu selama beberapa hari. Hujan tersebut turun tak lama usai serangan gelombang panas.
Wilayah utara benua yang tropis biasanya alami hujan lebat selama musim penghujan. Namun, curah hujan kini sama banyaknya dibandingkan dalam waktu setahun.

Baca: Ditemukan Kerangka Penjelajah Pemberi Nama Australia di Stasiun London

"Hal ini merupakan peristiwa yang memilukan bagi penduduk yang dilanda kekeringan selama bertahun-tahun, menyaksikan peternakan mereka berubah menjadi genangan air yang saat ini mengancam mata pencaharian mereka," ujar Morrison.

Pemimpin Queensland, Annastacia Palaszczuk mengaku ia menyaksikan lautan sapi mati saat dia melakukan kunjungan sehari sebelumnya. "Melihat sapi-sapi bertebaran di ladang, tidak bergerak, itu membuat Anda merasa mual," ujar Annastacia kepada ABC.

Seorang petani yang mengelola peternakan sapi Eddington di dekat Kota Julia Creek, Rachael Anderson mengatakan bahwa 800 dari 1.500 sapi mereka masih belum ditemukan.

Baca: Bahrain Dukung Australia Soal Yerusalem Barat
"Sapi-sapi itu tidak memiliki tempat tujuan lain. Di dekat peternakan kami terdapat jalur kereta api di mana sepanjang jalurnya terdapat sapi yang mati," ujarnya kepada AFP.

"Jika mereka dapat selamat dari banjir, maka mereka akan berada di wilayah dataran tinggi dengan berbagai situasi yang dapat mengancam mereka, seperti hujan berkecepatan 60 kilometer per jam. Mereka tidak dapat bertahan hidup dalam jangka waktu lama." imbuh Rachael.

Baca: 3 Warga Tewas Akibat Banjir dan Longsor di Manado

Diketahui, sekitar setengah dari 25 juta sapi Australia dikembangbiakkan di negara bagian Queensland. Para peternak mengatakan, banjir yang disebut sebagai peristiwa sekali seabad ini dapat meruntuhkan industri mereka.

"Peristiwa ini akan merugikan banyak orang, ada beberapa orang yang kehilangan seluruh harta bendanya, serta ternak yang mereka miliki, sehingga mereka tidak memiliki pendapatan," ujar petani William McMillan pada ABC./source

Kabar Viral Lainnya

Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda sesuai dengan topik berita pada halaman ini. Komentar yang baik sangat berharga bagi kami.
Buka Komentar
© 2019 Viral 12 Jam / Template by goomsite