Didesak, Pemerintah Cabut Remisi Pelaku Pembunuhan Jurnalis

Foto: wartaekonomi.co.id

Viral 12 Jam - Draf Keputusan Presiden terkait pembatalan pemberian remisi kepada terpidana perkara pembunuhan jurnalis Radar Bali, AA Gde Bagus Narendra Prabangsa siap ditandatangani Presiden di Kementerian Sekretariat Negara.

"Yang saya ketahui, saya melakukan koordinasi terus, di Setneg draf sudah ada," ungkap Dirjen Pemasyarakatan Sri Puguh Budi Utami di Jakarta, Jumat (9/2/2019).

Setelah menerima banyak penolakan terhadap remisi terpidana I Nyoman Susrama, kabarnya Kementerian Hukum dan HAM melakukan kajian yang melibatkan akademisi.

Baca: Gelar Hari Pers Nasional 2019, Surabaya Jadi Tuan Rumah

Atas dasar kajian itu, Menkumham mengirimkan surat kepada Menteri Sekretaris Negara untuk dilakukan pembatalan pemberian remisi kepada I Nyoman Susrama.
Budi menyebut setelah keberatan disampaikan berdasarkan UU Nomor 30 Tahun 2014 tentang Administrasi Pemerintahan, proses selanjutnya sebagai respons atas keberatan pun dijalankan.

Pihaknya berharap keppres pembatalan khusus untuk pemberian remisi kepada Susrama dari seumur hidup menjadi 20 tahun segera keluar.

"Proses sudah berlangsung, yakin bahwa pemerintah akan segera mengambil sikap, tentunya setelah mendengarkan apa yg disampaikan masyarakat," jelasnya.

Baca: Pembunuh Wanita di Kebun Karet Cipeundeuy Akhirnya Ditangkap

Budi mengaku merasa antusias dan ingin segera menyelesaikan polemik tersebut, terlebih Ditjen Pemasyarakatan merasa bertanggung jawab atas usulan remisi itu.

Seperti diketahui, I Nyoman Susrama divonis seumur hidup oleh Pengadilan Negeri Denpasar. Namun, hukuman Susrama menjadi 20 tahun penjara dengan Keppres No 29 Tahun 2018./source

Kabar Viral Lainnya

Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda sesuai dengan topik berita pada halaman ini. Komentar yang baik sangat berharga bagi kami.
Buka Komentar
© 2019 Viral 12 Jam / Template by goomsite