DOWNLOAD Viral 12 APK Gratis

Disinggung Bos Bukalapak, Sandiaga Ikut Bicara Soal Dana R&D

Cawapres Sandiaga Uno saat menghadiri acara perilisan aplikasi media interaktif "Im SandiUno" di kawasan Kemang, Jakarta Selatan, Minggu (17/2/2019). Foto: Kompas.com

Viral 12 Jam - Calon wakil presiden nomor urut 02 Sandiaga Uno mengaku bakal meningkatkan anggaran dana research and development (R&D).

Hal itu merujuk pada unggahan CEO Bukalapak, Achmad Zaky yang sempat diprotes oleh para pendukung capres nomor urut 01, Joko Widodo.
"Yang disampaikan Bang Zaky, saya enggak mau ngomentarin masalah politiknya, tapi masalah yang dikemukakan Beliau tentang research and development itu betul," ujarnya ketika ditemui di daerah Kemang, Jaksel, Minggu (17/2/2019).

"Kita harus meningkatkan perhatian kita untuk research and development. Itu diberikan satu tempat yang lebih diprioritaskan," tambahnya.

Baca: Sandiaga Sebut Anak Millenial Wajib Kepo dan Narsis

Menurut Sandiaga, bila sektor R&D tak didukung bakal menghambat terciptanya inovasi dan akan menghambat revolusi industri 4.0. Maka dari itu, dibutuhkan kerjasama antara pemerintah, dunia usaha, akademisi, dan warga untuk sukseskan hal tersebut.

Karena itu, mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta itu mencetuskan pola kerja sama yang ia sebut Quadruple P, terdiri dari public, private, people, dan partnership.

Ia juga meyakini bahwa revolusi industri itu bisa sukses jika dilakukan bersama.

Baca: Padam Listrik 2 Kali Saat Dialog, Sandiaga Sebut Kode Nomor Urut
"Pendekatannya menurut saya enggak bisa hanya pemerintah saja, tapi harus pemerintah, dunia usaha, juga akademisi, universitas-universitas, dan masyarakat, saya sebut konsepnya sebagai Quadruple P, public, private, people, partnership," terangnya.

Sebelumnya, Zaky menulis di Twitter: "Omong kosong industri 4.0 kalau budget R&D negara kita kaya gini (2016, in USD) 1. US 511B 2. China 451 B 3. Jepang 165B 4. Jerman 118B 5. Korea 91B 11. Taiwan 33B 14. Australia 23B 24 Malaysia 10B 25. Spore 10B 43. Indonesia 2B. Mudah2an presiden baru bisa naikin".

Baca: Soal #UninstallBukalapak, Abu Janda Ingatkan Pengusaha

Kicauan tersebut menjadi bahan pembicaraan di Twitter, Kamis (14/2/2019). Para pendukung Jokowi yang tidak terima dengan kicauan itu lantas membuat tagar #uninstallbukalapak.

Tidak lama kemudian, Zaky meminta maaf dan menemui Presiden Jokowi di Istana Negara, pada Sabtu (16/2/2019) lalu./source
Topik: / / /

Kabar Viral Lainnya

Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda sesuai dengan topik berita pada halaman ini. Komentar yang baik sangat berharga bagi kami.
Buka Komentar
© 2019 Viral 12 Jam / Template by Basri Matindas