DOWNLOAD Viral 12 APK Gratis

Mahfud MD: 3 Emak-emak Itu Tidak Langgar UU Pemilu

Foto: detikcom

Viral 12 Jam - Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK), Mahfud MD buka mulut soal 3 emak-emak di Karawang, Jawa Barat, yang ditangkap polisi lantaran diduga melakukan kampanye hitam kepada capres nomor urut 01, Joko Widodo.

Menurutnya, ketiga ibu-ibu tersebut memang tisal melanggar UU Pemilu, akan tetapi mereka melanggar UU ITE, sehingga sudah tepat kasus itu ditangani kepolisian.
"Jadi begini, 3 emak-emak di Karawang itu tidak melanggar Undang-Undang Pemilu karena dia bukan caleg, dia bukan paslon, dia bukan tim pemenangan paslon yang mana pun." beber Mahfud.

Baca: Mahfud MD Ungkap Kepribadian Rocky Gerung, Ternyata Begini

"Tapi dia melanggar undang-undang yang sifatnya umum, bukan pemilu, yaitu Undang-Undang ITE. Oleh sebab itu, itu memang bukan urusan Bawaslu, itu urusan polisi," imbuhnya di gedung KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Rabu (27/2/2019).

Ia menyebut, banyak pihak yang pernah berurusan dengan polisi lantaran melanggar UU ITE. Mahfud menganggap tindakan aparat sudah benar.

"Banyak yang kena melakukan seperti itu, bukan karena pemilu juga. Jadi itu menurut saya sudah benar polisi itu. Tinggal sekarang pembuktiannya dan pembelaan diri. Nanti saja di pengadilan, kalau langsung ke pengadilan," jelasnya.

Baca: Sandiaga Sebut Anak Millenial Wajib Kepo dan Narsis

"Saya mendukung agar tindakan seperti itu dilakukan. Karena banyak sekali terjadi dan masyarakat itu percaya kepada berita-berita hoax itu. Coba ke kampung-kampung, orang masih percaya bahwa pemilu ini main-main, karena apa? Surat suara udah dicoblos, padahal itu berita hoax," terang Mahfud.
"Pemilu ini main-main karena nanti Ma'ruf Amin akan diganti Ahok. Itu percaya masyarakat, padahal itu sudah tidak mungkin. Oleh sebab itu, yang begitu-begitu harus ditindak agar tidak mengacaukan pemilu," lanjutnya.

Sebelumnya diberitakan, polisi mengamankan tiga emak-emak diduga melakukan kampanye hitam terhadap Jokowi di Karawang, Jawa Barat.

Baca: Dalam Pidato, Prabowo: Lebih Baik Hancur daripada Dijajah Kembali

Ketiga ibu-ibu itu ditangkap setelah video mereka viral di media sosial. Video tersebut ramai dibahas karena mereka menyebarkan fitnah bahwa jika Jokowi akan melarang adzan dan melegalkan pernikahan sejenis.

"Tepatnya kemarin hari Minggu, kita sudah mengamankan tiga wanita," ujar Kabid Humas Polda Jawa Barat, Kombes Trunoyudo Wisnu Andiko di Mapolda Jabar, Jalan Soekarno-Hatta, Kota Bandung, Senin (25/2/2019).

Ia menambahkan, ketiga emak-emak itu bisa dijerat dengan berbagai pasal seperti UU Pemilu hingga UU ITE Pasal 28 ayat 2. Ancaman hukuman bisa mencapai 6 tahun penjara.

Namun polisi belum melakukan penahanan kepada tiga ibu rumah tangga itu./source
Topik: / / /

Kabar Viral Lainnya

Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda sesuai dengan topik berita pada halaman ini. Komentar yang baik sangat berharga bagi kami.
Buka Komentar
© 2019 Viral 12 Jam / Template by Basri Matindas