DOWNLOAD Viral 12 APK Gratis

Resmi Pensiun, Debby Susanto: Bulutangkis Ajarkan Banyak Hal

Pasangan ganda campuran Indonesia Ricky Karanda Suwardi dan Debby Susanto (kanan) dalam laga Indonesia Master 2019 di Jakarta, Selasa (23/1/2018). Foto: Kompas.com

Viral 12 Jam - Pebulutangkis Debby Susanto memutuskan pensiun yang sesi perpisahannya digelar di Gedung Sabuga, Bandung, Jawa Barat, Minggu (24/2/2019), beberapa saat sebelum partai final Djarum Superliga Badminton 2019.

Debby memutuskan pensiun setelah 17 tahun mengabdikan diri di cabang olahraga tersebut. Dia pun mengungkapkan keputusannya itu saat Indonesia Masters 2019 pada Januari lalu.

Acara perpisahannya turut dihadiri orangtua, suami, para pelatih, para legenda bulutangkis, pihak Djarum Foundation, dan para pencinta bulutangkis di Bandung yang telah memenuhi area Sabuga sejak pukul 10:00 pagi.

Baca: Inilah Hasil Lengkap Laga Final Indonesia Masters 2019
Acara iu diawali dengan penampilan Wizzy. Lalu dilanjut dengan pemutaran video sepak terjang karier Debby dan komentar para pelatih dan eks rekan bermainnya di sektor ganda campuran.

"Pertama-tama, saya ingin ucapkan terima kasih kepada Tuhan yang sudah memberikan saya kesempatan di sini," kata Debby saat mengawali ucapan perpisahannya di atas panggung.

"Saya merasa begitu beruntung punya kesempatan di antaranya jutaan orang Indonesia untuk berjuang mengibarkan bendera Merah Putih," imbuhnya.

Baca: Kevin Sanjaya/Marcus Gideon Juara Indonesia Masters 2019

"Bulu tangkis juga sudah membawa saya ke titik sampai sekarang ini. Dari bulu tangkis, saya belajar bertanggung jawab dan belajar komitmen kepada orang lain. Saya belajar mengejar mimpi yang awalnya saya mengira enggak mungkin bisa saya kejar," terang Debby.

"Saya juga belajar bangkit dari banyak kegagalan. Bulu tangkis adalah segalanya buat saya. Tetapi pada akhirnya, tiba juga di mana saatnya saya harus pamit dari dunia bulu tangkis. Meski begitu, saya hanya akan berpamitan sebagai pemain, karena saya akan selalu mendukung bulu tangkis Indonesia." ungkapnya.
Perpisahan mengharukan itu pun mendapatkan apresiasi dari para penonton Djarum Superliga yang sudah hadir di Gedung Sabuga.

Baca: #ThankYouButet Warnai Perpisahan Liliyana Natsir di Twitter

Berbagai gelar juara telah dipersembahkannya sebagai spesialis ganda campuran yang lahir di Palembang pada 3 Mei 1989.

Di level junior, ia merupakan asuhan PB Djarum Kudus dan pernah meraih emas ganda putri Asia Junior Championships 2007 bersama Richi Puspita Dilli, dan medali perunggu World Junior Championships di tahun yang sama dengan Afiat Yuris Wirawan.

Di level senior, ia punya kontribusi yang besar terhadap bulutangkis Indonesia, di antaranya dua medali emas SEA Games, yakni pada 2013 bersama Muhammad Rijal, dan 2015 dengan Praveen Jordan.

Puncak kesuksesannya yakni saat dia mampu meraih gelar juara All England Open 2016 dengan Praveen. Pada laga final turnamen bulu tangkis tertua itu, mereka menaklukkan Joachim Fischer Nielsen/Christinna Pedersen (Denmark) dengan skor 21-12, 21-17./source
Topik: /

Kabar Viral Lainnya

Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda sesuai dengan topik berita pada halaman ini. Komentar yang baik sangat berharga bagi kami.
Buka Komentar
© 2019 Viral 12 Jam / Template by Basri Matindas