Tak Sesuai Syariat Islam, Negara-negara Ini Menolak Hari Valentine

Pengunjukrasa dari Aliansi Komunitas Peduli Generasi Kota Makassar berunjukrasa di bawah Jembatan Layang Makassar, Sulawesi Selatan, Rabu (14/2/2018)./Foto: ANTARA

Viral 12 Jam - Hari Valentine yang jatuh tanggal 14 Februari tiap tahunnya menjadi momen untuk menyampaikan kasih sayang kepada pasangan, teman, dan keluarga.

Perayaan umumnya dilakukan dengan bertukar hadiah seperti coklat dan bunga, boneka, serta ada juga yang berlibur dengan orang tersayang, dan melakukan tradisi berbeda di tiap negara.
Di sisi lain, ada juga beberapa negara yang tak merayakannya dan bahkan melarang perayaan Valentine karena dianggap tidak sesuai dengan syariat Islam. Berikut diantaranya:

Baca: The Rise of Sneaker Culture Gambarkan Budaya Sneaker di Indonesia

Pakistan
Huffington Post melaporkan, Pengadilan Tinggi Islamabad merilis perintah melarang penjualan dan perayaan publik terkait Hari Valentine yang tak sesuai dengan ajaran Islam di negara yang mayoritas beragama Muslim itu.

Menurut pihak berwenang di Pakistan, perayaan Valentine mendorong kegiatan yang tidak islami, termasuk ketelanjangan dan seks bebas.

Iran
Dalam laporan Mic, Iran melarang perayaan ini sejak 2011. Pemerintah dalam pernyataannya menyebutkan, "Simbol berbentuk hati, setengah hati, mawar merah, dan aktivitas lainnya yang mempromosikan perayaan ini dilarang," orang-orang yang melakukannya bakal dikenai sanksi berat, dipenjara bahkan lebih buruk lagi.
Baca: Berbagai Atraksi Bakal Ramaikan Festival Bau Nyale di Lombok

Arab Saudi
Pihak berwajib di Arab Saudi sempat melarang penjualan dan perayaan yang berkaitan dengan Valentine. Perayaan ini dianggap bertentangan dengan tradisi Muslim di negeri itu.

Namun dilansir dari Al Arabiya, pada 2018 Arab Saudi merayakan Valentine untuk pertama kali, pelarangan itu sudah tidak berlaku lagi, kendati masih menuai kontroversi.

Malaysia
Metro UK melansir, otoritas Islam di Malaysia menggelar gerakan anti-Valentine setiap bulan Februari. Muslim di sana yang jumlahnya lebih 60% populasi dilarang merayakan Valentine.

Baca: Simpang Siur, Lokasi Parade Budaya Bau Nyale Belum Ditentukan

Pada 2012, polisi mendatangi hotel-hotel melati di negara itu dan menggerebek pasangan di luar nikah yang diduga lakukan hubungan seksual. Perilaku itu bisa dijerat hukuman penjara.

Indonesia
Di Indonesia sendidi, beberapa kota di tanah air mengeluarkan larangan pada perayaan ini yang didukung oleh beberapa umat Muslim, seperti di Aceh.

Pada tahun lalu di Makassar dan beberapa kota lainnya, aparat mengamankan alat kontrasepsi dari toko-toko di saat Valentine untuk mencegah terjadinya seks bebas./source

Kabar Viral Lainnya

Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda sesuai dengan topik berita pada halaman ini. Komentar yang baik sangat berharga bagi kami.
Buka Komentar
© 2019 Viral 12 Jam / Template by goomsite