DOWNLOAD Viral 12 APK Gratis

Arab Saudi Cabut Status Kewarganegaraan Anak Osama bin Laden

Hamza bin Laden. Foto: CIA/CNN

Viral 12 Jam - Pemerintah Arab Saudi resmi telah mencabut status kewarganegaraan Hamza bin Laden, yang merupakan anak pendiri Al-Qaeda mendiang Osama bin Laden.

Hamza saat ini dianggap sebagai pemimpin jihadis yang mulai naik daun.

AFP melaporkan, Sabtu (2/3/2019), pencabutan kewarganegaraan Hamza itu diberitakan surat kabar lokal Saudi, Umm al-Qura yang mengutip Kementerian Dalam Negeri negara itu.

Umm al-Qura menyebutkan, kewarganegaraan Arab Saudi yang dimiliki Hamza dicabut sejak 22 Februari 2019 lewat sebuah dekrit Kerajaan, namun alasannya tidak disebut lebih lanjut.

Baca: Tewas di Suriah, Inilah Abu Walid, Algojo ISIS dari Indonesia
Sementara itu, pada Kamis (28/2/2019) pekan ini, Amerika Serikat menawarkan imbalan senilai USD 1 juta atau sekitar Rp 14 miliar kepada siapa saja yang dapat memberi informasi keberadaan putra Osama itu.

Departemen Luar Negeri AS menyatakan, Hamza diburu lantaran diketahui menjadi pemimpin kunci sebuah kelompok milisi Islam.

Menurut otoritas AS, Hamza yang kini berusia 30 tahun itu telah mengancam akan melakukan serangan kepada AS untuk membalas kematian sang ayah.

"Sejak setidaknya Agustus 2015, dia (Hamza) telah merilis pesan audio dan video di internet yang menyerukan para pengikutnya untuk melancarkan serangan terhadap Amerika Serikat dan sekutu-sekutu Barat-nya," sebut pernyataan Deplu AS, Kamis (28/2/2019) waktu setempat.

Baca: Inilah Penyebab Abu Bakar Ba'asyir Batal Bebas

Putra Osama yang ke-15 dari total 20 anak dan anak dari istri ketiga pendiri Al-Qaeda ini sejak kecil dibesarkan untuk mengikuti jejak ayahnya.

Terus berada di samping sang ayah saat di Afghanistan sebelum serangan 11 September 2001 terjadi, ia sudah lama mengenal senjata.

Dalam video-video yang beredar secara online, Hamza yang masih kecil sudah menyerukan serangan terhadap Amerika Serikat dan Yahudi.
Sehari sebelum serangan 11 September 2001 terjadi, ia dipisahkan dari ayahnya yang tidak pernah dia temui lagi sampai Osama tewas.

Baca: Ribuan Anggota ISIS Larikan USD 200 Juta ke Gunung dan Gurun

Lokasi keberadaannya yang terkadang dijuluki Putra Mahkota Jihad ini telah menjadi spekulasi sejak bertahun-tahun. Berbagai kabar menyebut Hamza tinggal di Pakistan, Afghanistan, Suriah sampai Iran.

Diyakini selama bertahun-tahun, Hamza tinggal bersama ibunya di Iran, meski Al-Qaeda terang-terangan mengecam rezim Syiah yang menguasai negara itu.

Para pengamat menduga rezim Iran menahan Hamza dengan status tahanan rumah sebagai cara untuk menjaga tekanan terhadap Saudi sebagai rivalnya, juga kepada Al-Qaeda./source
Topik: / / / /

Kabar Viral Lainnya

Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda sesuai dengan topik berita pada halaman ini. Komentar yang baik sangat berharga bagi kami.
Buka Komentar
© 2019 Viral 12 Jam / Template by Basri Matindas