DOWNLOAD Viral 12 APK Gratis

Kartu Sakti Jokowi Dipercaya Tumbuhkan Elektabilitas

Joko Widodo memberikan pidato pada acara deklarasi relawan Pemuda Pancasila di Istora Senayan, Jakarta, Minggu (3/3/2019 ). Foto: Republika

Viral12jam.xyz - Ujang Komarudin, pengamat politik dari Universitas Al Azhar Indonesia ini menilai program-program Nawacita Jilid II di bidang sosial karitatif berupa kartu sakti bisa menumbuhkan elektablitas paslon Joko Widodo-Ma'ruf Amin pada Pilpres 2019.

Tiga kartu baru yang dijanjikan petahana, yakni Kartu Pra-Kerja, KIP-Kuliah, dan Sembako Murah.

"Kartu sakti Jokowi tersebut untuk merespons serangan dari kubu lawan yang selalu mengkritik pemerintah dengan kesulitan mendapat pekerjaan, pendidikan mahal, dan harga sembako naik," beber Ujang, di Jakarta, Rabu (6/3/2019).

Baca: Elektabilitas Terbaru Kedua Paslon Pilpres Hasil 4 Lembaga Survei

Program KIP-Kuliah adalah pelengkap dari kartu sebelumnya, yakni Kartu Indonesia Pintar. Akan tetapi, kartu tersebut dinilai masih belum cukup membantu anak Indonesia untuk mendapatkan pendidikan yang layak, lantaran hanya sampai SMA sehingga dikembangkan untuk dukungan bisa menempuh pendidikan tinggi.
Kartu Pra-Kerja diluncurkan sebagai pelengkap dari gencarnya pembangunan infrastruktur untuk meningkatkan kualitas dan keterampilan warga dalam mengisi lapangan kerja yang kian luas.

Sementara Kartu Sembako Murah diluncurkan sebagai pelengkap Program Keluarga Harapan (PKH). "Ini solusi konkret Jokowi untuk rakyat. Kubu oposisi belum punya program. Masih memberikan janji-janji," jelas Ujang.

Baca: Kartu Sakti Diklaim Jawaban Keluhan Prabowo soal Pengangguran

Jokowi sendiri sudah mencanangkan program Nawacita Jilid II yang menitikberatkan pada penguatan aspek sumber daya manusia (SDM), sebagai kelanjutan dari Nawacita I yang berorientasi pada pembangunan infrastruktur.

Pada bidang ekonomi, Jokowi-Ma'ruf akan fokus meningkatkan produktivitas, daya saing ekspor manufaktur, dan menguatkan industri hulu strategis.

Ada enam langkah strategis yang bakal ditempuh, seperti penguatan iklim investasi, keterbukaan perdagangan dan keterlibatan di dalam jaringan produksi global. Lalu, penguatan kemampuan riset dan pengembangan inovasi, serta akselerasi adopsi teknologi./source
Topik: / / / /

Kabar Viral Lainnya

Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda sesuai dengan topik berita pada halaman ini. Komentar yang baik sangat berharga bagi kami.
Buka Komentar
© 2019 Viral 12 Jam / Template by Basri Matindas