DOWNLOAD Viral 12 APK Gratis

Rencana Israel Tutup Al-Aqsa untuk Shalat Ditentang Palestina

Warga Palestina shalat Jumat di luar Gerbang Emas Masjid Al-Aqsa di Yerusalem. Foto: Istimewa

Viral12jam.xyz - Warga Palestina berdoa di sebuah gedung di kawasan Masjid Al-Aqsa, Jumat waktu setempat. Mereka menentang Israel yang menghalangi akses ke situs suci yang menjadi pusat konflik tersebut.

Belum lama ini terjadi pertikaian antara para jamaah dan polisi Israel di Yerusalem Timur, yang dicaplok Israel atas penggunaan bangunan samping di dalam situs suci yang disebut Gerbang Emas, yang ditutup Israel sejak 2003.

Perdebatan bahwa tidak ada alasan lagi untuk tetap ditutup, para pejabat di lokasi itu membuka kembali gedung itu bulan lalu serta kerumunan orang shalat dan berdoa di dalam terlepas dari penutupan yang dilakukan Israel.
Baca: Yerusalem Barat Diakui Australia Sebagai Ibu Kota Israel

Pengadilan Yerusalem pekan ini, kepada Dewan Wakaf, organisasi keagamaan yang mengelola situs sampai 10 Maret, menjelaskan mengapa perintah penutupan harus dicabut. Tapi Dewan Wakaf tak mengakui pengadilan Israel.

Direktur jenderal Wakaf, Azzam al-Khatib mengatakan sekitar 40.000 jamaah ambil bagian dalam shalat Jumat, seperti dikutip AFP pada Sabtu (9/3/2019).

"Sejumlah kecil memasuki gedung Gerbang Emas dan berdoa di sana," ujar koresponden AFP.

"Polisi Israel dikerahkan di depan semua pintu masuk ke kompleks masjid meskipun doa-doa berlalu tanpa insiden besar," tambahnya.

Baca: Bahrain Dukung Australia Soal Yerusalem Barat

Khatib menyebut bahwa bangunan itu sangat butuh renovasi. Pemimpin Dewan Wakaf Sheikh Abdel Azim Salhab dan asistennya sempat ditahan bulan lalu karena melanggar larangan polisi masuk ke area terlarang di situs suci itu.
Mereka dibebaskan pada hari yang sama tetapi penangkapan itu mendapatkan kecaman dari Yordania, yang merupakan penjaga resmi situs itu.

Juru bicara wakaf Firas al-Dibs mengatakan, sejak pertikaian terakhir meledak, Israel telah menangkap hampir 130 warga Palestina di Yerusalem termasuk pejabat senior Muslim. "Israel untuk sementara waktu melarang lebih dari 60 orang dari kompleks itu," katanya.

Baca: Israel Klaim Serangan Udara ke Suriah

Polisi mengatakan, akses ke Gerbang Emas ditutup atas perintah pengadilan Israel pada 2003 lalu selama intifada kedua Palestina atas dugaan aktivitas militan di sana.

Pejabat Dewan Wakaf menilai bahwa organisasi yang mendorong timbulnya pelarangan itu sudah tidak ada lagi.

Kompleks itu adalah situs tersuci ketiga umat Islam dan menjadi fokus aspirasi Palestina untuk menjadi bagian dari negara. Situs ini pun tempat paling suci Yudaisme, dihormati sebagai situs dari dua kuil Yahudi era Alkitab.

Orang-orang Yahudi diizinkan untuk berkunjung namun tidak dapat berdoa di sana dan ini sering menjadi pemicu ketegangan.

Pada 2017, puluhan ribu warga Palestina shalat di luar situs selama beberapa minggu sebagai protes setelah Israel memasang detektor logam baru di pintu masuk ke situs itu setelah serangan fatal.

Situs itu berada di Kota Tua di Yerusalem timur, diduduki Israel dalam Perang Enam Hari pada 1967 dan kemudian dianeksasi dalam tindakan yang tidak pernah diakui dunia./source
Topik: / / / /

Kabar Viral Lainnya

Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda sesuai dengan topik berita pada halaman ini. Komentar yang baik sangat berharga bagi kami.
Buka Komentar
© 2019 Viral 12 Jam / Template by Basri Matindas